5 Wisata Religi di Gunungkidul Part 1

Spread the love
Tidak hanya wisata alam, ada sejumlah tempat di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang kerap dijadikan wisata religi. Biasanya, wisata religi di Gunungkidul berupa makam, petilasan, dan situs-situs bersejarah lainnya. Buat kamu yang ingin menikmati keindahan alam Gunungkidul sekaligus berwisata religi, berikut sejumlah tempat yang sebaiknya dikunjungi, antara lain:
1. Gua Maria Tritis
Gua Maria Tritis menjadi salah satu gua di Gunungkidul yang paling ramai dikunjungi. Tidak hanya menawarkan keindahan di dalam gua yang masih alami, gua ini juga kerap dijadikan wisata religi. Selain itu, Gua Maria Tritis juga digunakan sebagai tempat peribadatan besar umat Katolik di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Konon, gua yang berada di Padukuhan Bulu, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, ini dulunya digunakan untuk bertapa oleh pangeran-pangeran dari Kerajaan Mataram. Kemudian pada 1977, gua ini resmi dijadikan tempat ziarah dan berdoa.
Meski dijadikan tempat peribadatan umat Katolik, banyak sekali wisatawan dari agama lain yang mengunjungi tempat ini. Suasananya yang tenang dan sejuk, membuat para pengunjung betah untuk menikmati berlama-lama di dalam gua yang kental dengan nuansa religi ini.
2. Pasarean Ki Ageng Giring III
Selanjutnya adalah Pasarean Ki Ageng Giring III. Makam ini berada sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Wonosari, tepatnya di Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta,. Hampir setiap hari, wisata religi di Gunungkidul satu ini ramai dikunjungi para perziarah, terlebih pada hari-hari tertentu, seperti malam Jumat dan menjelang Ramadhan.
Ki Ageng Giring III sendiri merupakan keturunan Ki Ageng Giring, sosok perintis berdirinya Kerajaan Mataram Yogyakarta. Dalam sebuah legenda, diceritakan bahwa ia pernah mendapatkan bisikin gaib saat memetik kelapa muda. Konon, orang yang meminum air kelapa itu, kelak keturunannya akan menjadi raja-raja di tanah Jawa. Singkat cerita, ternyata orang yang meminum air kelapa itu bukan dirinya, melainkan Ki Ageng Pemanahan, sahabatnya sendiri.
Terlepas dari itu, Pasarean Ki Ageng Giring III menjadi salah satu destinasi wisata religi di Gunungkidul yang menarik dikunjungi. Nantinya, pengunjung juga dapat berbincang-bincang hangat dengan juru kunci yang selalu bersedia menerangkan mengenai sejarah dan makam siapa saja yang di komplek makam bersejarah ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *